Minggu, 13 Januari 2013

PENGELOLAAN KOPERASI DAHULU,SEKARANG,DAN NANTI


PENGELOLAAN KOPERASI DAHULU,SEKARANG,
DAN NANTI

 

1.PENDAHULUAN 

         Koperasi mempunyai kedudukan yang kuat dan sangat penting di dalam sistem perekonomian nasional Indonesia, karena koperasi merupakan sokoguru perekonomian Indonesia, hal tersebut sebagaimana yang tercantum dalam UUD 1945 pasal 33 ayat 1 yang berbunyi “Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan”.
Pasal tersebut secara implisit menunjukan bahwa kedudukan koperasi sangat penting, karena koperasi merupakan badan usaha yang berdasarkan azas kekeluargaan tersebut.
 Sehingga koperasi diyakini dapat diandalkan untuk menopang perekonomian Indonesia.
Sebagai salah satu pelaku ekonomi nasional, koperasi memiliki misi sebagai stabilisator ekonomi disamping sebagai agen pembangunan.
Krisis ekonomi yang melanda perekonomian nasional telah menyadarkan banyak pihak bahwa pengelolaan ekonomi yang mengandalkan perusahaan besar telah membuat rapuh basis ekonomi nasional.
Ketika krisis moneter terjadi, banyak perusahaan besar yang mengalami stagnasi dan terpuruk usahanya. Namun di tengah kondisi perekonomian nasional yang lemah tersebut ternyata usaha kecil, menengah dan koperasi masih dapat bertahan dan menjadi tumpuan untuk berperan dalam menjalankan roda perekonomian nasional.
Peran koperasi di dalam perekonomian nasional harus terus ditingkatkan sehingga koperasi benar-benar mampu menjalankan peranannya dalam menggerakkan ekonomi rakyat.
Banyak faktor yang menyebabkan perkembangan usaha koperasi terkesan lambat (kecil) baik itu faktor yang bersumber dari intern koperasi sendiri maupun yang bersumber dari luar koperasi.
Secara umum permasalahan yang timbul dalam pengembangan usaha koperasi berkaitan dengan empat hal yakni kualitas pengurus, partisipasi anggota, permodalan sendiri dan pengawasan.

Secara normatif pengelola (pengurus) dalam organisasi koperasi memiliki fungsi yang amat strategis yaitu bertindak sebagai pengusaha yang menjaga kesinambungan koperasi sebagai lembaga ekonomi yang efisien.
Rendahnya kualitas dari pengurus koperasi disebabkan oleh berbagai faktor antara lain rendahnya kemampuannya sebagai seorang wirausaha dalam mengelola koperasi.
Hal ini yang mengakibatkan proses manajemen koperasi lemah sehingga arah dan tujuan yang hendak di capai koperasi tidak bisa diraih terutama dalam peningkatan perkembangan usaha dari koperasi.
 Seperti yang diungkapkan oleh Partadiredja (1995:9) “Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan suatu Koperasi adalah Manajemen”. Dengan kata lain berhasil tidaknya koperasi sangat tergantung pada kemampuan manajemen, yang dalam hal ini dapat dilaksanakan oleh pengurus ataupun oleh manajer.
Dalam arena persaingan global yang semakin ketat, eksistensi individu, masyarakat ataupun organisasi akan ditentukan oleh keunggulan daya saing yang berkesinambungan.
Hanya dengan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan mempunyai daya saing tinggi, suatu masyarakat atau organisasi termasuk Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) dapat mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada.

2.PEMBAHASAN 

       PENGELOLAAN ORGANISASI KOPERASI, AGAR KOPERASI BISA BERJALAN DENGAN BAIK, KOPERASI PERLU DIJALANKAN SECARA PROFESSIONAL DAN MELIBATKAN UNSUR-UNSUR ANTARA LAIN RAPAT ANGGOTA, PENGURUS, ANGGOTA, DAN BADAN PENGAWAS. KETIGA UNSUR ITU BERKERJA SAMA UNTUK MENCAPAI TUJUAN KOPERASI. AGAR LEBIH JELAS, TIAP-TIAP UNSURE AKAN DIBASAH SECARA SINGKAT, DAN DIHARAPKAN DAPAT MENJADI PEDOMAN BAGI SISWA DALAM BERKOPERASI.

 1.    RAPAT ANGGOTA
RAPAT ANGGOTA DALAM KOPERASI MERUPAKAN UKURAN KEBERHASILAN KOPERASI DARI WAKTU KE WAKTU. SELAIN ITU ARENA RAPAT ANGGOTA DIHADIRI OLEH SELURUH ANGGOTA, RAPAT INI JUGA MERUPAKAN RAPAT PEMEGANG KEKUASAAN TERTINGGI DALAM KOPERASI. SEJUMLAH KEPUTUSAN PENTING DIAMBIL DALAM RAPAT ANGGOTA INI ANTARA LAIN:
A.    ANGGARAN DASAR
B.    KEBIJAKAN UMUM DI BIDANG ORGANISASI, MANAJEMEN, DAN USAHA KOPERASI
C.    PEMILIHAN, PENGANGKATAN, PEMBERHENTIAN PENGURUS, DAN PENGAWAS
D.    RENCANA KERJA, RENCANA ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA KOPERASI, SERTA PENGESAHAN LAPORAN KEUANGAN
E.    PERTANGGUNGJAWABAN PELAKSANAAN FUNGSI PENGURUS
F.    PEMBAGIAN SISA HASIL USAHA, DAN
G.    PENGGABUNGAN, PELEBURAN, PEMBAGIAN, DAN PEMBUBARAN KOPERASI.

2.    PENGURUS KOPERASI
TUGAS DARI PENGURUS KOPERASI ADALAH MENGURUS ORGANISASI DAN USAHA KOPERASI SESUAI DENGAN ANGGARAN DASAR ATAU ANGGARAN RUMAH TANGGA KOPERASI, PENGURUS HARUS MENGETAHUI SELUK-BELUK USAHA SERTA MEMAHAMI ORGANISASI KOPERASI TERSEBUT. SEORANG PENGURUS HARUS JUGA MEMBINA HUBUNGAN BAIK DENGAN KOPERASI LAIN SEHINGGA MENDAPATKAN INFORMASI SERTA PEMBINAAN DALAM KEMUDAHAN BISNIS. 

3.    PENGAWAS KOPERASI 
PENGAWAS KOPERASI DIBENTUK DENGAN MAKSUD DAN TUJUAN SEBAGAI BERIKUT.
A.    MEMBERIKAN BIMBINGAN KEPADA PARA PENGURUS DAN PENGELOLA KOPERASI SERTA MENCEGAH TERJADINYA PENYELEWENGAN.
B.    MENILAI HASIL KERJA PENGURUS DENGAN RENCANA YANG SUDAH DITETAPKAN. 

4.    PENGELOLA KOPERASI / MANAJER KOPERASI
PADA KOPEASI KECIL KETUA BERTINDAK SEBAGAI MANAJER, SEGALA WEWENANG DAN KUASA YANG DILIMPAHKAN KEPADA KETUA DI TENTUKAN SESUAI DENGAN KEPENTINGAN KOPERASI. SELAIN ITU DALAM RANGKA MEWUJUDKAN PROFESIONALISME PENGELOLAAN USAHA KOPERASI, PENGURUS JUGA DAPAT MENGANGKAT TENAGA PENGELOLA YANG AHLI UNTUK MEMNGELOLA USAHA KOPERASI YANG BERSANGKUTAN.

 

3.KESIMPULAN

        Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaanTujuan koperasi adalah memajukan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.
Ciri-ciri koperasi antara lain keanggotaannya bersifat sukarela dan terbuka, pengelolaan dilakukan secara terbuka , SHU dibagikan secara adil, sebanding dengan jasa masing-masing usaha.Selain itu, adanya pemeberian balas jasa yang terbatas pada modal dan kemandirian.
Organisasi koperasi terdiri atas rapat anggota, pengurus dan pengawas.


4.DAFTAR PUSTAKA

 http://awikaleeminho.blogspot.com/2011/09/pengelolaan-koperasi.html
http://www.koperasiku.com/artikel/manajemen-koperasi

 http://id.wikipedia.org/wiki/Koperasi

 http://airdanruanggelap.blogspot.com/2010/11/organisasi-dan-pengelolaan-koperasi.html

 http://hafidalbadar.blog.uns.ac.id/2009/05/02/pengelolaan-koperasi-yang-baik/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar